Author Archives: senardua

Angin rindu

Pagi menghampiri. Bunda alam bersua mentari. Senyum manis teriknya menerpa bumi. Kubisikkan sepenggal sajak pada angin. Lalu melayang layang rinduku dibawanya, beserta setangkai bunga berupa doa. Semoga sampai menerpa wajahmu yang aduhai. tak tersesat, karena sudah jelas kutuliskan alamat.

View on Path

Kisah lain

Selamat pagi kekasih. Aku menghampiri mu malam tadi. Membawa bekal sedikit bincang tentang masa depan. Lalu bergegas mengetuk pintu, ingin bertamu dalam lelap mu. Namun kau tak ada. Mungkin sedang bersama mimpimu yang lain. Berkisah tentang masadepan yang lain.

Rindu adalah rindu, datang tak dijemput, pulang tak diantar. Rindu senyum renyah yang dulu membuang segala resah. Rindu peluk pelepas lelah. Rindu tawa pengobat luka. Rindu canda penawar duka. Rindu, kita, duduk sejajar dengan mata berbinar.

View on Path